Manajemen Kelas
Rudiansyah (11901015)
A. Pengertian Manajemen Kelas
Manajemen kelas berasal dari dua kata, yaitu manajemen dan kelas. Manajemen berasal dari kata bahasa Inggris yaitu management, yang diterjemahkan pula menjadi pengelolaan, berarti proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Sementara yang dimaksud kelas secara umum diartikan sebagai sebagai sekelompok peserta didik yang ada pada waktu yang sama menerima pembelajaran yang sama dari pendidik yang sama.4 Sebagian pengamat yang lain mengartikan kelas menjadi dua pemaknaan, yaitu: Pertama, kelas dalam arti sempit, yaitu berupa ruangan khusus, tempat sejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajar. Kelas dalam hal ini mengandung sifat-sifat statis, karena sekedar menunjuk pada adanyap pengelompokan siswa berdasarkan batas umur kronologis masing-masing. Kedua, kelas dalam arti luas, yaitu suatu masyarakat kecil yang secara dinamis menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara kreatif untuk mencapai tujuan. Dari definisi tersebut di atas, maka dapat dipahami bahwa dalam mewujudkan pengelolaan kelas yang efektif tidak terlepas dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, serta memanfaatkan sumber daya-sumber daya secara optimal. Definisi manajemen atau pengelolaan kelas telah mengalami pergeseran secara paradigmatik meskipun esensi dan tujuannya relatif sama, yaitu terselenggaranya proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Efisien dan efektivitas pembelajaran diukur menurut nilai-nilai pendidikan yang dianut dewasa ini.
B. Tujuan Manajemen Kelas
Manajemen kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Selain itu, manajemen kelas juga bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman untuk tempat berlangsungnya proses belajar mengajar. Dengan demikian, proses tersebut akan dapat berjalan dengan efektif dan terarah, sehingga cita-cita pendidikan dapat tercapai demi terbentuknya sumber daya manusia yang berkualitas. Apabila tujuan dari manajemen kelas sudah tercapai, maka ada dua kemungkinan yang akan dialami oleh siswa sebagai indikator keberhasilan dari manajemen tersebut, yaitu:
1) Sebuah manajemen kelas dapat dikatakan berhasil apabila sesudah itu setiap siswa mampu untuk terus belajar dan bekerja. Siswa tidak mudah menyerah dan pasif manakala mereka merasa tidak tahu atau kurang memahami tugas yang harus dikerjakan. Setidaknya, siswa masih menunjukkan semangat dan gairahnya untuk terus mencoba dan belajar, meski mereka menghadapi hambatan dan problem yang sulit sekalipun.
2) Sebuah manajemen kelas juga dapat dikatakan berhasil apabila setiap siswa mampu untuk terus melakukan pekerjaan tanpa membuang-buang waktu dengan percuma. Artinya, setiap siswa akan bekerja secepatnya supaya ia segera dapat menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Hal ini akan membuat siswa mampu menggunakan waktu belajarnya seefektif dan seefisien mungkin.
C. Prinsip-prinsip Manajemen Kelas
1. Guru Harus Hangat dan Antusias
Agar kelas dapat dikelola dengan baik, seorang guru harus bersikap hangat dan antusias kepada siswa.
2. Guru Harus Mampu Memberikan Tantangan
Biasanya setiap siswa sangat menyukai beberapa tantangan yang mengusik rasa ingin tahu mereka. Karena itu, guru harus mampu memberikan tantangan yang dapat memancing antusiasme siswa dalam mengikuti mata pelajarannya.
3. Guru Harus Mampu bersikap Luwes
Setiap guru harus mampu bersikap luwes kepada siswanya. Artinya, di dalam kelas seorang guru tidak harus memosisikan diri sebagai orang yang serba tahu. Sesekali dalam waktu tertentu, guru juga harus mampu menempatkan dirinyas sebagai orang “saudara”, “orang tua”, maupun “sahabat’ bagi siswa-siswinya. Pergaulan yang luwes antara seorang guru dengan siswa dapat menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai.
D. Kesimpulan
Manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi peserta didik dengan baik. Manajemen kelas terkait perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian program manajemen kelas. Manajemen kelas pada umumnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan pembelajaran. Manajemen kelas dalam konsep modern dipandang sebagai proses mengorganisasikan segala sumber daya kelas bagi terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Sumber daya itu diorganisasikan untuk memecahkan beragam masalah yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran sekaligus membangun situasi kelas yang kondusif secara berkesinambungan.
Referensi:
Adaara. (2019). Manajemen Kelas Yang Efektif. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Vol. 9. No. 2. hal. 893-894 dan 907
Komentar
Posting Komentar